Zenna lahir urutan keenam dari sebelas saudara. Ia bersama keluarganya tinggal di punggung gunung Singgalang. Saat kecil, Zenna sudah bekerja keras untuk hidup. Ia pergi ke sekolah dengan sepatu rombeng naik-turun gunung sambil membawa jagung rebus untuk dijual.“Besok Abak belikan sepatu baru kalau sudah dapat uang,” janji Abaknya pada Zenna sebelum berangkat ke sekolah.Namun tak sempat Aba…
"Sesuk" karya Tere Liye mengisahkan keluarga Gadis, seorang anak perempuan berusia 12 tahun, yang mengalami perubahan besar setelah sebuah kejadian tragis yang menimpa adiknya, Ragil. Keluarga mereka kemudian pindah ke rumah besar di pedesaan. Gadis harus belajar menjadi lebih mandiri dan bertanggung jawab dalam merawat adik-adiknya, Bagus dan Ragil. Berikut adalah poin-poin penting dalam sinop…
Novel ini menceritakan kisah 11 pemain sepak bola berbakat dari berbagai daerah di Indonesia yang dibentuk menjadi tim kuat untuk mengalahkan klub-klub besar Eropa dan Amerika Selatan.
Bintang, seorang perempuan yang terlahir sebagai anak pertama dan dididik dalam keluarga yang taat dengan agama. Keluarganya berekspektasi tinggi terhadap anak pertama sehingga cukup membuat Bintang kewalahan dan merasa penuh tekanan. Hubungan dengan keluarga, terutama orang tuanya tidak terlalu dekat. Hingga ia bertemu dengan Bisma, sang penyelamat dalam hidupnya. Bintang kira setelah menikah,…
“Wawasan Gus Dur sangat luar biasa. Mengagumkan. Pikiran-pikirannya melampaui zamannya. Gus Dur telah membaca banyak sekali ilmu pengetahuan, bukan hanya yang terdapat dalam “kitab-kitab kuning”, tetapi juga karya-karya intelektual dunia.” —KH. Husein Muhammad “Gus Dur sangat simpatik dan apresiatif kepada khazanah kebudayaan lokal. Gus Dur memasuki akar-akar kebudayaan yang ada,…
Kenapa dunia harus seperti ini? Kenapa kampungnya seperti itu? Kenapa ia seperti ini? Kenapa kehidupan kota seperti itu? Kenapa orang-orang makin hari makin tidak peduli dengan sesamanya? Dan kenapa-kenapa yang lain yang lahir dari inti kegelisahan…. Karena kegelisahan-kegelisahan itulah ia akhirnya bertindak dengan caranya sendiri. Bertindak dengan cara yang ia bisa. Yaitu menulis. Ia gel…
Tidak ada awal dan akhir. Tidak ada sebab dan akibat. Tidak ada ruang dan waktu. Yang ada hanyalah Ada. *** Dalam pengalaman membaca, ketika ada rangkaian kalimat yang berdenting begitu telak, kadang kita bisa berhenti sejenak, untuk merenung dan berefleksi. Momen-momen itu bagai penanda, pembatas buku yang selamanya tersimpan dalam cerita, sekaligus menjadi bukti bahwa sebuah rangkai…
Melalui tulisannya ini, kita akan melihat sosok Cak Nun yang dekat dengan berbagai lapisan masyarakat. Hal ini tentu saja beralasan, karena Cak Nun selama lebih 20 tahun berkeliling Nusantara untuk berjumpa dengan berbagai forum rakyat dan segmen sosial. Seperti golongan politik, etnik, dan agama. Berjumpa dengan buruh pencuri kayu hutan, pelacur, kumpulan preman aktif, kaum buruh, santri, maha…
Siapa yang datang ke pemakamanku saat aku mati nanti? Satu pertanyaan sederhana itu membuat Kim Sang-hyun banyak berpikir tentang hidup dan segala persoalannya. Buku ini adalah catatan kecil sang penulis yang berusaha untuk hidup sedikit lebih baik, sedikit lebih bahagia, sedikit lebih sejahtera. Ditulis dengan gaya bahasa yang tenang dan jujur, Kim Sang-hyun mencoba menyampaikan kehangatan,…
Setelah beberapa kali menyelenggarakan perkumpulan pengajian yang membahas mengenai tafsir Al-Quran, Markesot mulai dibicarakan orang-orang. Mereka bertanya-tanya mengenai latar belakang ilmu agama yang dimiliki Markesot. Dia selama ini tidak dikenal sebagai ulama, ustaz, ataupun lulusan pesantren. Lalu bagaimana bisa dia mengajak anak-anak muda untuk mendiskusikan makna ayat-ayat Al-Quran? Sem…